{"id":8305,"date":"2025-05-21T22:55:10","date_gmt":"2025-05-21T15:55:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/?p=8305"},"modified":"2025-05-21T22:55:11","modified_gmt":"2025-05-21T15:55:11","slug":"pimpin-asperindo-dua-periode-mohamad-feriadi-minta-anggota-tetap-jaga-kolaborasi-dan-berkompetisi-secara-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/pimpin-asperindo-dua-periode-mohamad-feriadi-minta-anggota-tetap-jaga-kolaborasi-dan-berkompetisi-secara-sehat\/","title":{"rendered":"Pimpin Asperindo Dua Periode, Mohamad Feriadi Minta Anggota Tetap Jaga Kolaborasi dan Berkompetisi Secara Sehat"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>ASPERINDO.ID &#8211; Jakarta<\/strong>. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) periode 2016-2020 dan 2021-2025 Mohamad Feriadi menyadari bahwa sembilan tahun kepemimpinannya mungkin belum cukup untuk menyelesaikan semua permasalahan-permasalahan di internal asosiasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan penuh kerendahan hati, ia mengakui keterbatasannya sebagai manusia dan kemungkinan adanya kekurangan dalam setiap langkah yang diambilnya selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sangat menyadari, sebagai pribadi yang jauh dari kata sempurna, sebagai insan yang tumbuh dalam keterbatasan, dan sebagai manusia yang jauh dari kata istimewa, sangat mungkin ada yang luput dari pandangan. Sembilan tahun bukanlah waktu yang cukup panjang untuk bisa berbuat banyak untuk industri ini,\u201d ujar Feriadi disela-sela Munas XI Asperindo di Hotel Novotel, Jakarta, Rabu (21\/5\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi dibalik itu, ia sangat bersyukur, mendapatkan amanah memimpin organisasi yang ikut serta didalam menggerakan perekonomian bangsa. Dan selama sembilan tahun bersama orang-orang hebat dan kuat menjalani organisasi dengan berbagai macam permasalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHal inilah yang membuat saya bertahan di organisasi ini,\u201d imbuh dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyebutkan, Asperindo adalah organisasi yang besar. Karena didalamnya terdapat banyak elemen yang tergantung dengan industri ini. Organisasi besar ini tidak bisa berdiri sendiri. Organisasi ini juga membutuhkan bantuan dari lembaga-lembaga lain, terutama juga dari pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan ini, ia juga meminta kepada seluruh anggota agar menjalankan amanah dari Dirjen Komdigi saat membuka Munas, untuk tetap menjaga industri terus saling berkolaborasi dan berkompetisi secara sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya yakin dan percaya dengan persatuan dan kerja sama kita, dengan keberlanjutan yang terjaga, Asperindo sebagai wadah bagi para anggota akan mampu melompat dan menggapai cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045,\u201d harap Feriadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari Munas XI ini, ia berharap, akan lahir pemimpin Asperindo yang memiliki visi misi yang jauh kedepan, memiliki semangat yang lebih besar dan memiliki kapabilitas yang lebih hebat lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena perjalanan dan perjuangan ini masih panjang. Asperindo harus dipimpin oleh orang yang jauh lebih hebat daripada saya,\u201d kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Asperindo sebagi wadah yang menaungi banyak orang yang mencari nafkah disini. Maka, jadikanlah aktifitas kita di Asperindo sebagai ladang amal.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMari kita bergandengan tangan demi kemajuan Asperindo yang lebih baik lagi. Jaga soliditas dan mari kita dukung program pemimpin yang baru\u201d paparnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, dengan penuh ketulusan, Ketum Asperindo, Feriadi juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh anggota.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSangat mungkin ada celah dari langkah-langkah yang saya ambil. Dan sangat mungkin banyak kealpaan dalam diri saya,\u201d pungkas Ketum Asperindo.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Humas Munas XI Asperindo<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASPERINDO.ID &#8211; Jakarta. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) periode 2016-2020 dan 2021-2025 Mohamad Feriadi menyadari bahwa sembilan tahun kepemimpinannya mungkin belum cukup untuk menyelesaikan semua permasalahan-permasalahan di internal asosiasi. Dengan penuh kerendahan hati, ia mengakui keterbatasannya sebagai manusia dan kemungkinan adanya kekurangan dalam setiap langkah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8305","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8305"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8307,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8305\/revisions\/8307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asperindo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}