Sekjen ASPERINDO: Keamanan Siber Sektor Logistik Harus Jadi Prioritas, Siap Dibawa ke Rakernas

ASPERINDO.ID – Jakarta, 25 Mei 2026. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO), Tekad Sukatno menjelaskan, seminar ini menjadi penegasan bahwa Logistik menjadi tulang punggung ekonomi digital nasional. Hal ini disampaikan oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK, Media dan Transportasi, Nur Achmadi Salmawan saat memberikan sambutan.

“Saya menilai, dengan pemaparan dari BSSN dan juga ditambah dari Kemkomdigi, ini menjadi sekali lagi penguatan kepada seluruh perusahaan anggota agar awareness terkait dengan security data itu menjadi sesuatu yang sangat diprioritaskan,” kata Tekad di sela-sela seminar bertajuk “Top Level Cyber Awareness for Logistic Sector” yang digelar di Kantor DPP ASPERINDO, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Ia menegaskan, seminar ini dinilai sangat penting karena menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman serta kesiapan para pelaku industri khususnya logistik dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.

Menurut Tekad, urgensi keamanan data ini perlu terus disuarakan dan didorong kepada seluruh perusahaan anggota asosiasi secara berkesinambungan.

“Ancaman siber di industri logistik bukan lagi sekadar potensi, melainkan hal nyata yang sudah terjadi,:” ungkapnya lebih lanjut.

Tekas meyakini, ada perusahaan logistik yang sudah pernah mengalami serangan tersebut, meski datanya tidak diungkapkan ke publik.

“Oleh sebab itu, pemahaman mitigasi siber tidak boleh berhenti di level operator, melainkan harus dipahami secara mendalam hingga ke tingkat pemilik perusahaan,” jelas Sekjen ASPERINDO.

Ia menambahkan, merespons kebutuhan tersebut, ASPERINDO menilai, kehadiran negara sangat esensial bagi keberlangsungan perusahaan logistik nasional. Terlebih, seluruh pergerakan industri e-commerce saat ini bergantung penuh pada ekosistem logistik sebagai penopang utamanya.

Sebagai langkah konkret perlindungan, Tekad mendorong agar pemerintah memfasilitasi sebuah sistem baku yang telah teruji tingkat keamanannya untuk digunakan oleh para penyelenggara pos.

“Dengan adanya sistem standar dari negara tersebut, perusahaan logistik dapat beroperasi dengan rasa aman, sekaligus tetap diberikan kebebasan jika ingin melakukan pengembangan sistem internal sesuai kebutuhan masing-masing,” kata Tekad.

Komitmen ini juga akan diperluas ke seluruh jaringan anggota ASPERINDO, termasuk mereka yang menghadiri seminar secara daring.

Terakhir, Tekad menyatakan, telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua Umum ASPERINDO agar topik cybersecurity dan penguatan ekosistem logistik ini tidak berhenti di ruang seminar.

“Melainkan diangkat menjadi salah satu agenda pembahasan utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) asosiasi tahun depan,” tutup Sekjen ASPERINDO, Tekad Sukatno