ASPERINDO Doakan Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selamat dan Sehat

ASPERINDO.ID – Jakarta, 10 September 2026. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) menyampaikan keprihatinan atas hilangnya kontak lima jurnalis yang tengah melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ASPERINDO, Budiyanto Darmastono, berharap, kelima jurnalis beserta awak kapal yang mendampingi mereka segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami mendoakan seluruh jurnalis dan awak kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat, sehat, dan dapat kembali kepada keluarga,” ujar Budiyanto kepada edisi.co.id, Rabu (9/9/2026).

Menurut Budiyanto, jurnalis memiliki posisi penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai peristiwa, termasuk kejadian bencana dan aktivitas gunung api. Karena itu, keselamatan para pewarta yang berada di lapangan menjadi perhatian penting.

Ia menilai, pers tidak hanya berperan dalam mencari dan menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki peranan strategis bagi berbagai sektor, termasuk industri jasa pengiriman, pos, dan logistik.

“Bagi ASPERINDO, jurnalis sangat penting dalam mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Peranan strategis pers juga sangat penting bagi industri,” kata dia.

Budiyanto berharap, proses pencarian dan pertolongan yang dilakukan tim SAR dapat segera membuahkan hasil. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para jurnalis dan awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.

“Semoga mereka semua selamat dan dalam keadaan sehat serta segera ditemukan dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” tutur Budiyanto.

ASPERINDO menilai, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan, khususnya ketika meliput bencana dan fenomena alam, memiliki risiko yang tidak ringan.

“Karena itu, aspek keselamatan perlu menjadi perhatian bersama tanpa mengurangi peran pers dalam menjalankan fungsi informasinya kepada masyarakat,” pungkas Ketum ASPERINDO, Budiyanto Darmastono.

Diketahui, berdasarkan kronologi yang merujuk laporan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak tersebut terdiri atas M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.

Mereka berada di kawasan perairan sekitar Anak Krakatau untuk menjalankan tugas jurnalistik dan meliput aktivitas gunung api tersebut. Namun, setelah keberangkatan, komunikasi dengan rombongan dilaporkan terputus.