ASPERINDO.ID – Gunungkidul, 23 Oktober 2026. Kemarau panjang yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta sejak pertengahan April 2026 menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan, terutama di Kabupaten Gunungkidul. Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) DPW DIY menyalurkan bantuan sebanyak 100 tangki air bersih atau setara 500.000 liter.
Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis (22/10/2026) ke empat kapanewon di Gunungkidul, yakni Nglipar, Tepus, Tanjungsari, dan Purwosari. Kegiatan bakti sosial ini melibatkan pengurus serta anggota ASPERINDO DPW DIY yang dipimpin Ketua ASPERINDO DPW DIY Adi Subagyo.
Dari total bantuan yang disalurkan, Kapanewon Nglipar menerima 50 tangki air bersih. Sementara itu, Kapanewon Tepus dan Tanjungsari masing-masing memperoleh 20 tangki, sedangkan Kapanewon Purwosari menerima 10 tangki.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua ASPERINDO DPW DIY, Adi Subagyo, yang juga menjabat Kepala Cabang Utama JNE Yogyakarta, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga. Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
“Mungkin bagi kita air selalu tersedia karena kita berada di wilayah yang berlimpah air bersih dan mudah diakses. Namun, bagi warga di sini, air sangat berharga karena mereka harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Adi dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Adi, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air warga, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketersediaan air bersih. Ia berharap masyarakat semakin menyadari bahwa air merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijaga dan disyukuri.
“Semoga bantuan dari ASPERINDO ini bermanfaat sekaligus menjadi pengingat kita bahwa air bersih adalah sebuah nikmat yang harus kita jaga dan syukuri,” ujarnya.
Sementara itu, Gunawan, perwakilan warga Nglipar, menyampaikan terima kasih kepada ASPERINDO atas bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan, selama ini warga mengandalkan air hujan dan sumber mata air desa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mendukung kegiatan pertanian.
Namun, ketika kemarau berlangsung panjang, ketersediaan air semakin terbatas sehingga warga terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Warga di sini hanya mengandalkan air hujan dan sumber mata air desa untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.
Jadi, saat musim kemarau panjang, mau tidak mau kami harus membeli air bersih dengan kisaran harga Rp150.000 hingga Rp200.000 per tangki berkapasitas 5.000 liter,” ujar Gunawan.
Kondisi tersebut menunjukkan besarnya beban yang harus ditanggung warga ketika akses terhadap air bersih semakin sulit. Karena itu, bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi pengeluaran warga selama musim kemarau.
ASPERINDO merupakan asosiasi yang menaungi lebih dari 4.000 perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik di Indonesia. Melalui kegiatan bakti sosial ini, ASPERINDO DPW DIY turut berpartisipasi membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Gunungkidul






Leave a Reply