Halalbihalal ASPERINDO 2026: Sektor Kurir Serap 6 Juta Tenaga Kerja Perkuat Stabilitas dan Sinergi Nasional

asperindo

ASPERINDO.ID – Jakarta, 9 April 2026. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) kembali menggelar agenda tahunan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di Hotel Arosa, Jakarta, Kamis (9/4). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membahas tantangan industri logistik di tengah tekanan global.

Acara tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Penasihat, sponsor, serta sejumlah tamu undangan, termasuk Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Ahmad Haikal Hasan, yang memaparkan pentingnya sertifikasi halal bagi sektor logistik.

Ketua Umum DPP ASPERINDO, Budiyanto Darmastono, menegaskan, halalbihalal tidak sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antarpelaku industri.

Dalam kesempatan itu, Budiyanto menyoroti meningkatnya tekanan terhadap industri logistik nasional akibat dinamika geopolitik global yang berdampak pada rantai pasok dan biaya operasional.

“Kami sudah menerima informasi adanya kenaikan harga kertas dan plastik, termasuk bahan bubble wrap yang naik signifikan. Selain itu, tarif kargo udara juga akan mengalami kenaikan sekitar 15 hingga 25 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh gangguan jalur distribusi global, termasuk penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz yang memengaruhi pasokan energi dan logistik dunia.

Menurutnya, lonjakan biaya ini menjadi tantangan serius bagi industri kurir dan logistik yang setiap hari melayani pengiriman dalam skala besar.

“Setiap hari pengiriman bisa mencapai lebih dari 30 juta paket. Jika biaya terus naik, dampaknya akan sangat luas bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” kata Budiyanto.

Karena itu, ASPERINDO meminta pemerintah menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) agar tidak menambah beban industri.

“Kalau sampai ada kenaikan BBM, dampaknya akan sangat luas, terutama terhadap harga barang,” tegasnya.

asperindo

Di sisi lain, ASPERINDO menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini, asosiasi tersebut menaungi sekitar 378 perusahaan anggota dengan jaringan layanan hingga pelosok desa dan melibatkan sekitar 6 juta tenaga kerja.

Budiyanto juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi regulasi baru, termasuk kewajiban sertifikasi halal untuk sektor logistik, serta dorongan pemanfaatan teknologi dan sistem terintegrasi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing industri.

“Dengan kebersamaan, komitmen, dan kolaborasi, kami optimistis tantangan ini bisa dihadapi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari agenda rutin, ASPERINDO juga menyalurkan santunan kepada 18 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum halalbihalal tersebut.